Tampilkan postingan dengan label self. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label self. Tampilkan semua postingan

13 April 2013

Obrolan Oki dan Oka

Ketika sendirian, gak ada kerjaan, gak ada teman ngobrol, dan gak ada koneksi internet, akan sangat rentan sekali terjadi obrolan antara otak kiri dengan otak kanan. Oki (otak kiri) dan Oka (otak kanan) adalah dua organ yang sangat penting di dalam kepala kita. Kita sebagai pemiliknya harus senantiasa menjaga keduanya agar tetap akrab dan tetap dapat berkoordinasi satu sama lain dengan baik. Akan sangat merepotkan jika salah satu organ tersebut ada yang ngambek atau ngadat.

Saya sendiri sebagai pemilik kedua organ ini, sering melakukan threathment (atau threatment, atau treathment, gimana si nulisnya?) untuk menjaga kedua organ ini tetap akrab. Saya sering membiarkan mereka mengobrol atau bercanda.

Oki : "ka, tau gak siapa ilmuan yang sampe sekarang belum pernah release. Dari dulu, masih ada errornya."
Oka : "enggak tau .."
Oki : "ih, gitu doang gak tau..."

si Oka yang notabene suka emosi, merasa tersinggung diejek sama Oki.

Oka : "mana gw tau, kayak gituan mah gak akan bisa ditebak dengan intuitif. elo mah kurang kerjaan, gituan dipikirin."

Oki : "Thomas Alpha Edition, bego. kalo udah release dia bakal ganti nama jadi Thomas Release Edition."
Oka : "apa? lo bilang gw bego?"

kemudian mereka berantem.

yah. mereka memang sering berantem begitu. Oki yang notabene selalu berhubungan dengan hal - hal inteligent, enggak pandai bergaul dan komunikasinya lemah. Sedangkan oka, tidak begitu pandai dalam logika, tapi terampil dalam interaksi dan komunikasi. Tapi kalo udah tersinggung, ya emosi. Otak kiri gw selalu menang.

28 Februari 2013

Sebuah Tim

Akan selalu lebih banyak hal yang tidak bisa dilakukan oleh manusia ketimbang yang ia bisa. Oleh karna itu, untuk melakukan hal besar, selalu dibutuhkan lebih dari 1 orang. Pekerjaan yang besar itu dibagi - bagi ke setiap orang sesuai dengan kemampuannya. Jika sudah begitu, bukan hanya skill yang dibutuhkan, namun juga kerjasama tim.

Sebuah tim yang solid tentu tidak dibangun dalam waktu sekejap. Namun, butuh proses untuk saling mengerti. Mengerti tentang kepribadian, dan yang lebih utama adalah mengerti tentang ciri/kekhasan dari skill yang dimilikinya, karena setiap orang tentu mempunyai ciri tersendiri dalam setiap pekerjaan yang ia buat.

Semoga kelak saya bisa menemukan lebih banyak lagi anggota tim yang dapat bekerja sama dan dapat berkarya untuk saling melengkapi ciri masing - masing. :)