20 Juli 2011

Anak Anak Margaluyu

Setiap jam 2 siang. Beberapa anak - anak dari Desa Margaluyu pergi ke masjid untuk belajar mengaji. Sebagian besar dari mereka sudah lulus Iqra'. Mereka yang sudah memegang Al-Qur'an mengaji dengan dipandu kakak kakak KKN dari UPI. Sedangkan yang masih Iqra' dipandu oleh ibu Mae, guru ngaji yang kebetulan saat itu sedang "halangan".

Setelah mengaji.selanjutnya adalah belajar menyanyikan lagu - lagu islami atau pujian pujian. Salah satu lagu yang di populerkan di sini adalah melagukan nama - nama surat di Al-Qur'an.

Ayo ngaji...

Beres mengaji, ba'da Ashar, anak anak kecil Margaluyu bermain di lapangan samping kantor desa. Jumlahnya tidak sebanyak yang mengaji di masjid. Tapi lumayan seru. Jika ada permainan yang menyenangkan. Maka semakin sore anak - anak akan semakin banyak. Kemarin sore anak - anak bermain "Galah". Salah satu permainan tradisional di desa ini. Kalau saat saya kecil dulu, di Lampung, nama permainan seperti ini disebut "Benteng Bentengan".

Pemain dibagi menjadi dua kelompok sama besar. Mereka menjaga benteng mereka agar tidak dapat disentuh oleh lawan. Apabila lawan pertama yang maju di sentuh oleh lawan yang lebih terakhir maju, lawan yang pertama akan "ditawan". Tawanan dapat diselamatkan oleh rekan se"benteng" yang menjemputnya. Permainan selesai kalau bentengnya sudah berhasil di duduki oleh pemain lawan.

bebentengan


PS :
salah satu anak yang paling aktif
Namanya awai,, nama panjangnya GO AWAY!!!

2 komentar:

silahkan komentarnya ... tapi yang lebih dari sebulan, harus saya moderasi dulu ya,, biar gak kelewat... :)